Tag: dance

  • PhotoBlog : New External Drive

    My Passoport (External Disk)

    Hari ini saya akhirnya ke BEC kembali untuk beli HD External. Kenapa beli baru lagi? karena yang lama (1 TB) sudah habis juga, jadi yaa… sekalian invest aja ke sini ya 🙂 

    Semoga External Drive ini awet, ga pake ada rusak2an, dan semoga ini HD diisi sebagaimana mestinya 🙂

  • Dance Notes : Metoda Eksperimen

    Melanjutkan PR dari Dance Notes: How to Make Choreography, ceritanya kan kemarin diminta buat Sequence 4×8 buat di share bareng group yang lain, dari sana nanti dicobain sequence nya dan dipilih gerakan mana yang mau diikutin oleh tiap personal. Jadi tiap orang tidak ikut full semua gerakan. Nah, ternyata hasilnya beda-beda ya, terutama dari sisi interpretasi penulisannya.

    Kalau gerakannya sudah pasti akan beda, karena tiap-tiap orang kan akan mengambil genre atau style yang beda juga, misal saya prefer ke Jazz movement, Heidy biasanya slow elegant ballet, Olip dengan gerakan yang tak terduga tapi somehow keren, dll. Ternyata representasi menuliskan nya pun beda-beda juga, dan yaaa membawa kelucuan tersendiri sewaktu dibahas di kelas. Lemme show you a glance of it.

    Nah di atas ini adalah yang dibikin oleh Heidy, she's very detailed, bahkan niat dong sampe dibikin ilustrasi gambarnya pula, saya yang bacanya langsung mengerti. Plus ketika email dia tiba, saya malah baru kalang kabut kaget "oh iyaaa ada PR ya!!"…!! Olrait, akhirnya puter2 musik dan cari inspirasi gerak yang simpel aja, plus langsung corat coret lah di buku. Ini hasilnya

    Dari sana keliatan bedanya kan, antara yang effort nya lebih banyak sama yang engga, ha ha. Well anyway saya coba bikin semaksimal mungkin dari waktu yang mepet lah ya #alesan, yang penting kan kebaca dan bisa dimengerti sama temen-temen lain untuk dicoba dilakukan. Tapi, apa bener bisa langsung dimengerti? Ternyata Engga! ha ha ha…

    Terlihat dari catatan saya yang sudah dilingkari biru, "posisi hormat tentara cina dulu", sebenernya bisa aja bagian itu dideskripsikan secara detail gerak dan posisi tubuh nya seperti apa, cuma ya namanya ngonsep dan coret-coret kan sebenernya kita bisa menuliskan apa aja yang bisa langsung klik dan diingat sewaktu kita review/baca lagi. Saya asumsikan posisi itu sudah umum dan diketahui semua orang, ternyata saya salah, ha ha ha. Itu menjadi pertanyaan hampir semua orang, "ini pengen gerak dan posisinya kayak mana si Ivan nih?"

    Ya, maksud saya itu kayak yang di film-film itu loh, yang kalo ada tentara cina atau rakyat jelata yang ngeliat raja atau bangsawan mereka langsung hormat sambil bilang, "hormat kepada baginda raja", seperti gambar berikut. Bahkan ada patungnya segala kan, berarti posisi ini tuh emang sudah melegenda… ha ha ha

           

    Okeh, back to topic, jadi apakah Metoda Eksperimen itu sebenernya? Seperti nama dan arti harfiahnya, yaitu metoda di mana kita cobain gerakan dan sequence yang sudah dibuat, dicobain ke beberapa dancer trus divariasikan dengan cara tidak semua dancer nya menggerakkan semuanya, melainkan dibagi-bagi, nanti bagian yang kosong bisa diisi dengan gerakan transisi yang lain. Sederhananya seperti itu, dan memang bener, setelah dicobain, keliatan mana bagian yang awkward, yang kurang pas atau yang berlebihan sehingga bisa diganti lagi dan di coba lagi, terus eksperimen dengan gerakannya hingga semuanya sreg.

    PR kali ini sih simpel, tapi proses dan side story nya yang heboh ya, ha ha ha. Well, this is sure another good time and memory 🙂

  • Review of WMDDA 2013

    Berhubung sudah mulai latihan dance lagi persiapan CSTD Contemporary Examination di bulan April mendatang, akhirnya ketemu lagi sama temen2 dan anak2 dari WiLD MiLD setelah terakhir kita showcase bareng di WiLD MiLD December Dance Act (WMDDA) 2013 Desember yang lalu. Seru dan berkesannya WMDDA kemarin juga masih terngiang dan terbayang hingga sekarang, dan kita pun kalau denger lagu2 yang kita pake di show kemarin juga masih kebayang gerakan2 koreonya dan heboh nya persiapan2 latihannya. Well, this writing is dedicated for WMDDA 2013 to review and write report about it, for me this event sure is one of my unforgettable experience in my life. 🙂

    WiLD MiLD December Dance Act (WMDDA) adalah acara tahunan dari WiLD MiLD Dance School (WMDS) yang merupakan sebuah student showcase yang  sudah dimulai sejak WMDS terbentuk, yaitu di tahun 2011. Setiap tahun WMDDA membawa tema yang berbeda: "5 elements of nature" adalah tema WMDDA 2011, pada tahun 2012 WMDDA membawakan tema "Various Style of Dance", dan pada tahun 2013 kemarin WMDDA mengangkat tema "a chance to dance".

    "Tema ini ditujukan untuk mengungkapkan setiap sisi tarian yang memiliki makna untuk membuka mata, telinga, dan hati penonton, untuk melihat warna tarian dan pesan yang disampaikan pada setiap nomor yang dibawakan. Setiap orang bisa menari, setiap orang bisa mengungkapkan isi hatinya dalam bentuk yang berbeda-beda. Inilah yang melandasi terciptanya ide 'a Chance to Dance'.  Karena bagi kami para penari, tidak lain dan tidak bukan, tarian merupakan sarana untuk mengungkapkan isi hati dan ekspresi jiwa yang kadang tidak bisa disampaikan melalui kata-kata saja." – jelas Via ketika ditanya tentang WMDDA 2013 (Project Director dari WMDDA 2013) 

    WMDDA ini juga merupakan project yang dikerjakan internal dari WMDS, para murid dan guru bekerja bersama mulai dari persiapan teknis acara, latihan koreografi, penggalangan dana baik melaui proposal ke sponsor, donasi dari berbagai pihak, hingga mengumpulkan kertas bekas dan botol kosong untuk dijual kembali. Namun pada hari-H pelaksanaan WMDDA 2013, WMDS dibantu oleh para volunteer yang berasal dari kenalan dan teman-teman sebagai crew yang bertugas pada bagian teknis dan operasional, sehingga team WMDS dapat fokus dan menampilkan dance performance yang terbaik malam itu.

    All Dancers for WMDDA 2013

    .: All Dancers WMDDA 2013 :.

    Terdapat 8 (delapan) nomor yang ditarikan pada WMDDA 2013 kali ini : 

    1. Opening Act "Where it All Began"

    Tarian pembuka ini menyampaikan pesan bahwa tarian bisa terbentuk dari sesuatu yang paling simple, yaitu tubuh kita sendiri. Terkadang hal-hal seperti inilah yang terlewat oleh orang-orang yang berpikir bahwa tarian itu sesuatu yang sulit untuk dipelajari. Improvisasi dan eksplorasi gerak tubuh seseorang bisa menjadi sumber koreografi sebuah tarian. Inilah salah satu faktor utama yang melandasi Contemporary Dance. Keseluruhan gerakan pada koreografi ini adalah improvisasi dari para penarinya 

    Opening Act WMDDA 2013

    .: One of scene in Opening Act WMDDA 2013 :.

    2. Youth Games

    Bagian ini menggambarkan bahwa melalui tarian kita dapat mengekspresikan kenangan masa lalu, keceriaan dan kegembiraan yang dirasakan pada masa lalu. Terdapat pula bagian-bagian permainan yang dibawakan dengan gerakan tari seperti loncat tali dan petak umpet

    3. All The Lost Souls

    Tema ini menceritakan tentang orang-orang yang kurang beruntung dari segi materi, kesehatan dan status sosial, bagaimana perjuangan mereka menghadapi dunia dan orang-orang "normal" di sekitarnya

    4. Pas de Deux

    Ini merupakan bagian Ballet Partnering (duo) yang dibawakan oleh dua pasangan, menunjukkan keanggunan dari balerina dan elegan serta strength support dari danseur, bersama-sama mereka menghadirkan suatu pertunjukan yang manis

    5. The Difable 

    Keterbatasan dan cacat fisik tidak menjadi batasan untuk seseorang mengungkapkan perasaannya. Melalui gerak dan olah tubuh pun mereka dapat mengungkapkan apa yang ada di dalam hati dan perasaan mereka. Tarian ini dibawakan oleh empat orang yang menggambarkan kerterbatasan fisik: buta, tuli, cacat tangan dan kaki, yang bahkan dengan keterbatasan itu pula mereka tetap dapat saling membantu untuk hidup di dunia ini.

    6. Workplace

    Terkadang pekerjaan rutin sehari-hari dapat membuat stress yang tak dapat diungkapkan dengan kata-kata, namun tetap dapat diekspresikan melalui gerakan dan tarian. Dengan balutan style jazz dan broadway, bagian ini menyampaikan kondisi pekerjaan yang terkadang membuat tertekan namun bila diekspresikan dapat mengubah kondisi tersebut menjadi kegembiraan.

    7. Stages of Love

    Cinta tidak mengenal usia, dari masa muda, dewasa hingga sudah berkeluarga pun cinta tetap hadir dalam berbagai bentuk. Bagaimana cinta tersebut diungkapkan adalah momen-momen yang dapat disaksikan pada koreografi ini.

    8. Closing Act "Last Chances"

    Ini merupakan tarian yang sekaligus menutup rangkaian acara WMDDA 2013. Ditarikan oleh semua penari yang merupakan kompilasi dari berbagai style yang pernah dipelajari selama ini di WiLD MiLD Dance School

    All Dances in WMDDA 2013

    .: Dance Photo Compilation of WMDDA 2013 :.

    Selain rangkaian koreografi yang memang disiapkan untuk WMDDA 2013, pada kesempatan kali ini juga ada beberapa bintang tamu yang turut memeriahkan acaranya, yaitu: The Afternoon Band, Solo gitaris "Cindy", tarian lucu dan enerjik dari WiLD MiLD Junior Jakarta, serta tarian solo surprise dari kepala sekolah WiLD MiLD, Inggrid.

    Guest Performer WMDDA 2013

    .: Guest performer at WMDDA 2013 :.

    WMDDA 2013 ditutup dengan pembagian sertifikat dan award untuk para murid yang telah lulus program academic, kemudian keceriaan pun berlanjut dengan sesi foto bersama dan ramah tamah bersama semua pengunjung WMDDA 2013. Terlepas dari semua kekurangan dan hal teknis yang terjadi selama acara, tidak mengurangi keindahan yang dirasakan dari semua nomor pertunjukan yang ditampilkan.

    awarding All Together for WMDDA 2013

    .: Awarding and Photo Session at WMDDA 2013 :.

    Semoga di tahun 2014 ini WiLD MiLD dapat menampilkan yang lebih heboh dan keren lagi dari tahun-tahun sebelumnya.

  • Dance Notes : How to Make Choreography

    YOOOOOOOW…..
     
    This time I would like to share one of the lessons I got in Dance. Actually I got this lesson on the new year's eve 2014, then continued on the day of new year after we had a sleep over at Via's house. **Via is one of my friend and also instructor on Dance whom I learn many things from her**
    What a productive way of spending New Year right 🙂
     
    Okey, back to the topic, from a short lesson and notes I got, actually making a choreography is just like making an essay/article, so it's a comprehensive process, with its own technique and many aspects to take care to make a single choreography. It really different from what I understand and had in mind before, choreography is not only a set of movement which you create for a certain music, definitely not just that.
     
    My previous understanding of "what is choreography" is totally wrong. The movement we create for some counts in music is called "phrase", while the set of movement (phrase) combined together into "sequence". This sequence is sometimes mistakenly understood into choreography. A choreography is indeed consists of several sequence, but it has lots of other things to be considered. Being a choreographer is not that easy, ha ha….
     
    When you create a set of movement to some music, doesn't mean that u are a choreographer already, the same like when you create a thing through your sketch or design tools in your PC, doesn't make you a designer. Not as simple as that!
     
    The very basic things to remember when making a choreography is to have as many references as we can, such as understand the style that we are going to choreograph, learning more vocabulary of technique on that style to enrich the type and variations of movement. Because when a choreographer lack of vocabs and references it will shown in his/her works later on. The same like when we write something (could be article/essay), the more vocabs and references/knowledge that we had, the richer our text gonna be. 
     
    The same like an article, choreography also has things to work out, such as: it has a plot (beginning, mid, end), where is the climax/conflicts will be placed, in contemporary dance usually choreography has a story to tell (could be finished or unfinished story).
    –> Choreography usually has: title, theme, topics, framework, plot
     
    When making a choreography, choreographer should also look at it from different point of view: 
    – Choreographer: what is the message to convey through this piece?
    – Dancer: will it be feasible to performed technically and emotionally by the dancers?
    – Audience: if audiences see this, will they get the message? Will the formation works? Not to mention different place (seat position) of the audience, or if it is going to be shoot by video, what is the angle? etc.
     
    Here are some technical aspects in making a choreography that should be considered by choreographer:
    **hopefully I can write more detail about this later on, when I already experienced or learn and research more about it :)**
    – Exploration of basic BEST (Body, Energy, Space, Time) elements
    – For contemporary, ballet, jazz, usually needs dramaturgy element
    – Choreographic Device, such as: Canon, Unison, Split Focus, Retrograde, Repetition, etc.
    – If the choreography will be performed on stage, then choreographer should also concern about scenography (visual elements of the performance), could also work together with scenographer. 
     
    Those are just a few technical aspects that should be taken care of, not to mention the supporting function such as: lighting, props, make up, music, etc. that should also be considered by a choreographer when creating a piece. No wonder some said that usually choreographer needs time for a bout 6 months to make a full dance performance piece, the longer they had the time the more detail they can get, unless the choreographer is also a deadliner :p 
     
    Well, those are just a short lesson and knowledge I learned from previous session. I'll update more about it if I already got the next session.
    Of course we had a homework for this, just a simple one as a start, which is to create a set of sequence and try to work in group to mixed up and do those sequence in random but structured order. Sounds complicated eh? ha ha…
     
    Let's just work on it!! I'll update the result later 🙂

    Ganbarimasu!